Disneyland

Waktu itu ada sebuah liputan tentang sepasang artis yang sedang liburan ke Disneyland. Istri gw, yang kadang-kadang gw pikir masih terperangkap di alam dunia kartunnya, langsung ngajak gw kesana. "Yuk kesana yuk!!" katanya bersemangat. "Duitnya dari mana, dari Hongkong" batin gw dalam hati, tentunya sambil senyum memberi signal positif akan ajakannya. Someday put...

"Aku ingin meluk miki, mini, donal, pooh....." ujarnya sambil terus ngingetin siapa aja yang mau dipeluknya. Banyak sekali yang mau dipeluk rupanya.

"Yuk kesana yuk, Aku juga mau meluk little mermaid" kata gw yang teringat akan sebuah tokoh kartun yang belum dia sebut. Dan kita pun berdebat panjang lebar. :)

0 komentar:

Bigger Than We Are

Did you still love me after all we've been together baby
Did you still want me after you have got me into your arms right now

So let this love growing bigger than we are
And i can not make it without you
So let this love getting bigger than we are
If you believe it will be bigger than the world

Am i disappointed you for being who i am what i am baby
I wish i could give more than ever what you have been thinking about me

"happy birthday dear wife, 2/12/08"
forget about grammer, just remember the song

0 komentar:

mungkin saja

mungkin aku tak suka
atau mungkin aku tak mau
mungkin aku tak tahu apa yang ku lakukan

mungkin aku bermimpi
atau mungkin aku terlelap
mungkin aku tak ingin semuanya berubah

0 komentar:

Happy B'day To Me

Tumben dia dah bangun sepagi ini
Hal yang tidak biasa
Aku hanya sempat tersadar sebentar
Lalu tertidur lagi

Sampai akhirnya terbangun lagi
Oleh sebuah wangi
Oleh sesuatu yang hangat
Butuh beberapa saat untuk benar-benar terjaga

Perlahan mata ini membuka lebar
Mencoba paksa jiwa untuk terjaga
Untuk sebuah wangi dari tubuh yang ayu
Untuk sebuah hangat ciuman malaikat

Dia istri ku
Dengan ucapan Selamat Ulang Tahun yang paling berkesan selama hidup ku.

0 komentar:

Something is missing

where is it
i can't find it
things that i used to
seems to be disappear
or i leave it all behind ?

0 komentar:

Happy Ied 1429H

aku merasa suci
seperti habis dimandikan air keramat
aku merasa menang
seperti habis mengalahkan tawuran nafsu
lalu aku menjadi khawatir
jika nanti
aku mulai mengotori diri sendiri
dan kalah pada tawuran berikutnya

semoga tidak
ku berharap tidak...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H
Mohon maaf lahir dan batin.

0 komentar:

Mba-mba yang aneh

"Nama panggilannya siapa mba ?" tanya rekan saya yang begitu sigap membantu mengisikan aplikasi kartu kredit.
"Kalo dikantor saya dipanggil Ana"
"Kalo dirumah mba ?" rekan saya menanyakan kembali karena yang dibutuhkan adalah nama panggilan dirumah.
dan mba-mba itu pun dengan serius menjawab "Sama Ana juga"

Saya pun mundur teratur kebelakang untuk sekedar tertawa kecil mendengar dialog tersebut. Kenapa harus menjawab dengan "Kalo dikantor saya dipanggil Ana" kalo dirumah pun dipanggil dengan Ana juga. Kenapa gak dijawab dengan simple "Ana".

Saya sungguh tak mengerti. Saya jadi ingat cerita kambing hitam dan putih.

2 komentar:

Tonight

Feels allright tonight
With you by my side i feel fine tonight
All those stars are shining bright tonight
As i see it in your eyes...

2 komentar:

The One

You're so alive
True and not fake
Falling from heaven to give me a chance
You're so right
True and not false
Give me the wrong one with correction in my life

I think that you are the one
The one that will stay forever in here
I think that you are the one
The one that will save me from the fall

You're so warm
When i'm in the cold
Give me the reason to wait in the rain
And you're so soft
Like a silk of the queen
So i don't need to know how the soft of the cloud is

0 komentar:

and the things that makes you cry

...and the things that makes you cry
all the things that makes you sad around your world
there is always me with sorry in my eyes...

0 komentar:

I'm moving

It's been a great time working with all of you.

2 komentar:

AKU BISA

Ketika sebuah ketidakyakinan menyerang diri sendiri
Dia menanyakan kesanggupan
"Bisakah?"
Ketika sebuah kepercayaan diri dipertanyakan
Bukan oleh siapa-siapa
Diri sendiri


bersambung

0 komentar:

Wee & Lulus

Tangerang, 9 Maret 2008

"Selamat menempuh hidup baru bro"

0 komentar:

D'Lucky Depok | Indonesian Food, Seafood & Steak

Buat yang doyan makan, terutama seafood pasti udah akrab banget dengan nama D'Cost. Restoran yang terletak dikawasan kemang ini sudah terkenal diseantero jagad perut ibukota dengan menu masakannya yang enak dan tentu saja murah.

Tapi saat ini gw gak mo bahas soal D'Cost, tapi soal restoran baru di sudut kota depok tepatnya di Jl. Margonda Raya. Restoran bernama D'Lucky ini mempunyai tag line yang sama persis dengan D'Cost, yaitu "Harga Kaki Lima Mutu Bintang Lima" dengan gambar 5 kaki dan 5 bintang ditulisannya. Mungkinkah ini D'Cost-nya Depok?

Daripada mati penasaran dan kebetulan saatnya jam makan siang, langsung saja standart shogun 125R, gw tancepin dihalaman parkirnya. Saat itu lagi ada demo masak oleh para ibu-ibu yang hobi masak jadi ruangan makannya hanya tersedia di bale-bale bambu yang so traditional. Jadi bila mengharapkan suasananya sama seperti di D'Cost Kemang, kayaknya harus kecewa deh.

Mba-mba pelayan pun datang menyerahkan menunya dan ternyata harganya hampir sama dengan harga-harga yang dibandrol oleh D'Cost, yang membedakannya adalah tidak digunakannya PDA untuk mencatat order.

Soal rasa ternyata 11 - 12 sama D'Cost, nasi gorengnya bener-bener mantab sesuai dengan semboyannya mutu bintang lima dan soal harga kayaknya kaki lima saja, karena cuman 6000 gw bisa makan nasi goreng spesial ala hotel mewah. Belum sempet nyobain semua untuk membandingkan lebih jauh menu D'Lucky lainnya dengan D'Cost, tapi gw rasa sih sama enaknya. I think.

Analisa sementara gw dengan ce gw, D'Lucky ini adalah franchise dari D'Cost. Kenapa namanya bukan D'Cost juga, ini dikarenakan nama atau citra D'Cost tidak akan ikut tercemar bila suatu saat nanti kualitas atau pelayanan dari D'Lucky ini tidak sesuai dengan mutu dan standartnya.

Buat yang belum tau, tempatnya itu ada di deretan wong solo dan sebelum belokan ke arah Juanda. Sekedar mengingatkan, kalo mau makan di bale-nya, hati-hati sama semut yang ternyata banyak banget wira-wiri. Katanya mba-mba-nya sih karena dibelakang restoran ini ada kebon. Jadi semutnya jalan-jalan gitu ?

Selamat makan !!

Update : Ini resto udah gak ada ya. Gak tau pindah atau bangkut.

0 komentar:

Transjakarta Peduli Lingkungan

Bisa tebak dimanakah foto ini diambil ?
Bila anda pikir foto ini diambil disebuah tempat kawasan konservasi marga satwa atau hutan lindung anda salah banget.

Foto ini saya ambil pada tanggal 23 Februari yang lalu di tangga halte busway dukuh atas. Disaat semua orang meributkan jutaan pohon yang hilang dari muka bumi, halte busway dukuh atas tetap mempertahankan pohon-pohon dihalamannya.

Penampilan yang sangat rimbun dan hijau ini menimbulkan decak kagum saya. Ketika saya melewatinya, saya harus menundukkan kepala saya kalau tidak mau mata saya kecolok ranting dedaunan. Hal ini mengingatkan saya waktu hiking bersama teman-teman ke gunung papandayan.

Nampaknya Transjakarta tidak mau dianggap sebagai perusahaan penghasil emisi gas karbon saja tapi juga perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Mungkin ini termasuk bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) mereka, karena sebagaimana kita tahu bersama bahwa pohon dapat mengurangi jumlah karbon diudara.

Saya belum melihat lagi kondisi saat ini disana, mungkinkah tambah rimbun atau malah dibabat habis karena ada yang kecolok matanya.

Ada yang tau kondisi saat ini ?

6 komentar:

The smile of 3D

dira - diva - diani

0 komentar:

Ayo maju !!!

Pagi ini di kantor gw ada sosialisasi mengenai sistem gaji yang baru. Bukan soal sistem gajinya yang mau gw ceritain, tetapi mengenai bagaimana peserta yang menghadiri acara ini harus disuruh untuk maju kedepan agar tidak menumpuk dibelakang.

Peristiwa ini mengingatkan gw saat kuliah dulu, dimana deret bangku didepan agak renggang dibandingkan yang dibelakang.

"Inilah kenapa bangsa kita gak maju-maju" ujar salah seorang pegawai senior disebelah gw.

Beliau lalu menceritakan pengalamannya waktu masih kuliah di negeri kangguru sana, dimana mahasiswa Indonesia memenuhi bagian belakang kelas dan mahasiswa keturunan cina terlihat banyak berada dideretan paling depan. Mereka aktif bertanya bila ada hal yang dirasa kurang jelas. Itulah kenapa bangsa cina maju.

Masih mau dibelakang?

0 komentar:

mampet

banyak banget yang mau gw tulis.
semua yang mau gw tulis sepertinya menumpuk dikepala.
hingga mungkin terlalu lama.
sekarang malah kata-kata itu gak mau keluar sama sekali.

0 komentar:

hand

0 komentar:

Mati Kelaparan

seekor tikus mati kelaparan di sebuah lumbung padi
kucing pun bertanya dalam hati
kenapa ?

0 komentar:

Hanura Vs Hanuman

Setelah melihat begitu banyaknya poster, spanduk dan stiker Partai Hanura terbersit keinginan untuk membuat sebuah partai tandingan. Jika Hanura adalah kependekan dari Hati Nurani Rakyat maka saya akan membuat Partai Hati Nurani Manusia.

Sederhana saja saya memilih nama itu karena pada kenyataannya banyak rakyat di republik ini yang bukan manusia. Mengatasnamakan rakyat tapi tidak berhati nurani selayaknya manusia. Tapi setelah saya pikir-pikir, saya mengurungkan niat saya tersebut begitu saya tahu singkatannya menjadi Hanuman.

1 komentar:

Lubang-lubang Jakarta

Kalo diibaratkan kondisi jalan raya ibukota saat ini adalah seperti gigi anak kecil yang suka makan permen dan coklat yang jarang gosok gigi. Tepat sekali. Banyak lubangnya. Entah karena aspalnya yang jelek atau kondisi alam yang mengganas atau semakin ramainya kendaraan yang lalu lalang melindas seenaknya. Lubang-lubang itu seperti menjamur, pertama lubang kecil perlahan membesar, kemudian timbul lubang baru, dipinggir bahkan ditengah jalan sekalipun.

Hujan yang kadang turun semaunya praktis membuat lubang-lubang itu tampak seperti kolam-kolam kecil, namun bedanya tak ada ikan disana. Tak ada yang tau dalam atau tidaknya kolam itu. Sebagian besar kendaraan, atas nama keselamatan, memilih melambatkan kecepatannya untuk melewatinya. Sebagian pun ada yang nekat dan terjatuh.

Tak hanya satu dua tiga saja lubang-lubang itu memakan korban. Atas dasar itulah diperlukan dokter gigi untuk menambalnya, walhasil jalanan ibukota sekarang penuh dengan tambalan disana-sini. Teknik tambal sulam pun diperkenalkan untuk mengatasi masalah lubang ini. Jadi jangan heran bila berkendara jalanan seperti tidak rata atau malah seperti bergelombang.

Jalanan adalah seperti penghubung berbagai macam geliat sibuknya sebuah kota. Jakarta sebagai ibukota negara memang sudah terkenal macet dan kita masih berupaya mengatasinya, antara lain dengan mendesign sistem transportasi massal seperti busway yang sudah berjalan dan monorail yang akan segera tayang. Namun kondisi ini jangan diperparah lagi dengan infrastruktur yang pas-pasan, jalanan ibukota semestinya harus tahan banting menghadapi cuaca yang tak menentu dan lindasan jutaan kendaraan setiap harinya. Jakarta pasti bisa, hanya tinggal komitmen dan totalitas "sang empunya" Jakarta untuk membuat Jakarta lebih baik lagi.

Tulisan dari seorang pengendara motor yang menjadi salah satu korban lubang di Jalanan Ibukota.

0 komentar:

Sebuah akhir yang baik

Akhir tahun 2007 lalu saya berkesempatan mengikuti seminar pengembangan diri dengan menghadirkan Bpk. Ibnu Suryana dari Synergy. Tema yang dibawakannya adalah mengenai "Demotivasi", bagaimana kita sebagai manusia harus selalu termotivasi untuk mencapai tujuan hidupnya masing-masing.

Ada satu pembicaraannya yang menarik perhatian saya, beliau mengatakan setiap bayi yang lahir ke dunia ini pasti menangis, sementara orang-orang disekelilingnya pasti bergembira. Ayah dan Ibu sang bayi tentu sangat senang dengan kehadiran anaknya ini, kakek dan nenek bergembira dengan kehadiran cucunya yang lucu. Keluarga yang lain sudah pasti merasakan hal yang sama atas kelahiran sang jabang bayi ini.

Hal yang sama juga saya rasakan beberapa waktu yang lalu, saat teman baik saya mengabarkan bahwa anaknya telah lahir dengan sehat dan selamat. Saya senang sekali waktu itu, terlebih lagi teman saya itu, terlebih lagi istrinya, kedua orangtuanya, mertuanya, kakak dan adiknya, serta semua handai tolan menyambut kegembiraan ini.

Kemudian beliau melanjutkan pembicaraannya "Dan jika saya mati, saya mau kebalikannya. Dimana semua bersedih dan menangis sementara saya bergembira".

Beberapa hari yang lalu, tepatnya 28 Februari 2008 seorang anak adam meninggal persis seperti apa yang diinginkan oleh Bpk. Ibnu Suryana diatas. Saya turut berduka. Saya tidak mengenalnya dengan baik, yang saya tahu dia telah menutup lembaran hitam masa lalunya dengan lembaran putih yang berlapis-lapis di sisa hidupnya. Hidup di jalan Alloh. Dia pergi dengan meninggalkan senyum diwajahnya yang bersinar dan meninggalkan wajah-wajah sedih yang kehilangan sosok bernama Bangun Sugito (Gito Rollies).

Ada tanya yang terlintas kini, jika saya mati apakah saya akan seperti yang diinginkan oleh Bpk. Ibnu Suryana diatas? Atau apakah saya dan semua orang yang saya tinggal akan sama-sama bersedih? Atau apakah saya bersedih sementara ada sebagian orang yang tersenyum bahkan tertawa mensyukuri kematian saya?

Khusnul Khotimah.

0 komentar:

Aurelia Callysta Syamel

Namanya Aurelia Callysta Syamel, anak pertama dari Iir & Elly, temen baik gw dari sejak jaman kuliah mpe sekarang. Lahir tanggal 8 Februari 2008 jam 22.48 wib dengan berat 2.7 kg dan panjang 45 cm di RS Bersalin somewhere di pondok bambu di Jl. Pahlawan Revolusi . (gw lupa namanya, he..).

Dibalik nama Aurelia Callysta Syamel

Aurelia dalam bahasa latin berarti aura keemasan atau kemakmuran sedangkan nama tengahnya Callysta merupakan bahasa yunani yang artinya kecantikan yang luar biasa. Jika digabungkan mungkin bisa diartikan sebagai aura keemasan atau kemakmuran yang cantik. Nama belakangnya Syamel, gw udah duga pasti singkatan nama papa mamanya dan ternyata benar. Syamel adalah singkatan dari irSYAM ELly.

Selamat Ir - El. Semoga menjadi anak yang sholehah dan menghidupkan aura keemasan atau kemakmuran yang cantik dalam keluarga lo. Amien.

0 komentar:

Grand Wedding Expo 2008

Selama 3 hari yang lalu, tepatnya tanggal 15 - 17 Februari 2008 di Assembly Hall Jakarta Convention Center digelar pameran menarik yang diberi tajuk Grand Wedding Expo 2008. Sebuah pameran pernak-pernik pernikahan yang diadakan khusus untuk pasangan muda yang ingin menikah.

Acara yang diadakan oleh Panorama Convex ini diikuti oleh kurang lebih 160 vendor pernikahan. Jadi bila anda merencanakan untuk menikah dalam waktu dekat ini maka event tahunan ini sangatlah mubazir untuk dilewati. Mulai dari hal yang kecil seperti undangan pernikahan, suvenir dapat anda temui dengan mudah dan banyak pilihan disini. Bahkan untuk seserahan, serahkan saja pada ahlinya, maka seserahan anda akan tambah menarik ditangan mereka.

Gaun-gaun cantik, kebaya yang menawan serta jas yang maskulin dapat anda jumpai juga disini. Beberapa studio foto pun berlomba-lomba menawarkan konsep fotografi yang berkelas, mulai dari paket foto pre wed sampai dengan paket foto akad maupun resepsi. Ingin liputan pernikahan yang beda dan eksklusif, jangan takut karena ada banyak yang menawarkan hasil yang terbaik dikelasnya.

Jika belum mendapatkan catering untuk resepsi anda nanti, pameran ini juga diikuti beberapa perusahaan catering terkenal di ibu kota. Dengan penawaran khusus selama pameran, ada banyak potongan harga dan bonus-bonus menanti anda. Jangan khawatir soal rasa, mereka menyiapkan beberapa masakan andalannya untuk sekedar anda cicipi.

Beberapa Wedding Organizer profesional dengan berbagai macam paket yang ditawarkan juga mewarnai peserta pameran ini. Bila pusing memikirkan segala suatu mengenai acara pernikahan anda, serahkan saja pada mereka, anda tinggal bilang ingin pesta seperti apa dan mereka siap mewujudkannya untuk anda.

Berbagai macam jenis cincin, kalung, gelang dan perhiasan yang indah dapat pula anda kagumi disini. Temukan saja yang paling anda sukai maka lengkap sudah rencana pernikahan anda. Bila berencana untuk bulan madu maka sekalianlah anda merencanakannya disini, beberapa agen perjalanan siap membuat bulan madu anda menjadi tak terlupakan.

Bisa dibilang pameran ini adalah one stop shoping buat belanja persiapan sebuah acara pernikahan, semua bisa didapatkan disini dengan htm cukup Rp. 5000 saja.
Sampai jumpa tahun depan.

0 komentar:

bintang terang gemilang

seperti ada diantara bintang
bintang terang gemilang
diatas, dibawah, kanan, kiri
diseluruh penjuru mata angin
semua berkilau bagai peri
semua menarik bagai lekuk tubuh bidadari
tak satu pun digenggaman
hanya diangan saja
untuk menggenggam

berharap ada satu saja
yang berhasil masuk dekapan

sekarang masih berkelut
mencoba peruntungan

dan masih berpikir
mungkinkah ?

0 komentar:

Double Winner untuk Sriwijaya FC

Kedudukan sementara 2-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC. Waktu masih menyisakan kurang lebih 6 menit lagi sebelum peluit akhir berbunyi dibabak kedua perpanjangan waktu dengan sistem silver goal. PSMS Medan berjuang mati-matian untuk menyamakan kedudukan. Tiba saatnya PSMS membuka peluang untuk menciptakan gol melalui tendangan pojok. Tiba-tiba dengan gagah berani seorang kiper turut serta mengambil kesempatan untuk mencetak gol. Seorang risk taker sejati. Namun secara tiba-tiba pula sebuah serangan balik yang cerdas mampu membuat PSMS Medan semakin tertinggal, 3-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC yang bertahan hingga peluit panjang menggema diseluruh stadion. Sang kiper hanya mampu melihat bola berjalan perlahan masuk ke mulut gawang, sementara dirinya jauh dari badan gawang.

Keputusan yang diambil Markus Harison bukanlah keputusan yang gampang, dia harus berani berspekulasi dengan keadaan, yang ternyata tidak sesuai dengan apa yang ada dipikirannya. Mungkin keputusan tersebut benar layak diambil bila waktu menyisakan waktu yang tidak banyak lagi, karena 6 menit merupakan waktu yang masih tergolong sangat berarti untuk mengejar ketinggalan. Kejadian ini tentunya berdampak psikologis kepada rekan-rekan satu timnya dimana harapan untuk menyamakan kedudukan pupus sudah.

Itu merupakan drama pertandingan antara PSMS Medan dengan Sriwijaya FC semalam. Pertandingan yang sejatinya diselenggarakan di Gelora Bung Karno mendadak pindah ke stadion Si Jalang Harupat, Soreang, Bandung. Kepindahan ini bukannya tanpa alasan, berkat kebringasan dan ketidakdewasaan para suporter, pertandingan final ini terpaksa "diungsikan" ketempat yang lebih aman jauh dari jangkauan suporter.

Sriwijaya FC yang diangap sebagai tim kemarin sore membuat sejarah tersendiri didunia persepakbolaan negeri ini, double winner dengan menjuarai Copa Indonesia 2007 dan Liga Indonesia 2007 sekaligus. Prestasi ini tak luput dari perjuangan pelatih Rahmad Darmawan yang mampu meracik bumbu strategi permainan dengan melihat potensi para pemain yang dimilikinya.

Bravo Sriwijaya FC, pesta pempek akan mewarnai kota Palembang saat ini.

0 komentar:

menghilang meninggalkan gelap

apa yang terjadi terhadap sang bulan
di malam ini tak terlihat terang
perlahan redup dan semakin lama
menghilang meninggalkan gelap

terangilah aku
ku masih butuh cahaya mu
untuk menerangi jiwa
yang tersesat dihati yang gelap

apa yang terjadi terhadap sang surya
di pagi ini tak terlihat cerah
perlahan redup dan semakin lama
menghilang meninggalkan gelap

pagi.senggigi.070208

0 komentar:

Kesalahan yang menghibur

Terkadang hal yang gak penting-penting amat bisa menjadi sesuatu yang bisa menghibur. Suatu kesalahan malah bisa menjadi sebuah hiburan bagi kita. Teringat jaman masih sekolah di SMU dulu seorang temen yang pengen terlihat keren mencoret-coret celana abu-abunya dibagian bawah dengan spidol warna hitam dengan tulisan kebarat-baratan, saya masih ingat tulisannya dulu "FUCK OOF". Hehe, saya masih ingat dengan jelas betapa ngakaknya saya dulu diwarung tukang buah disamping sekolah. Dia hanya mesem-mesem saja tatkala saya beritahu kesalahannya.

Hari ini saya kembali tertawa, teringat kembali teman saya itu, tatkala saya menemukan blog yang berisikan hal-hal serupa. Blog milik Dewi Lestari alias Dee yang diberinya judul "DEE MUSEUM OF THE UNESSENTIALS". Sebuah museum hal-hal yang gak penting yang dirangkum menjadi sebuah museum yang berisikan kesalahan yang menghibur. Lihat saja saja salah satu postingannya yang diberi judul Room In Labor. Sebuah foto secarik kertas pengumuman yang ditempel ditembok ruangan yang sedang direnovasi. Pengumuman tersebut menggunakan bahasa inggris yang berbunyi :

"UNDER CONTRACTION SORRY FOR THIS INCONVENIENCE"

Seketika itu juga saya tertawa. Hehe. Blog ini membuat hari senin saya menjadi menarik. Dee yang jago nulis, nyanyi ternyata sempet-sempetnya mengabadikan hal-hal seperti ini. Walaupun ada sebagian foto bukan hasil jepretannya namun kata-kata disetiap postingannya dilahirkan dari ketikan jari-jari supernovanya yang lentik.

Hingga saya menulis hari ini, baru ada 20 postingan di museumnya dengan postingan terakhir pada bulan November 2007. Well, mba dee saya tunggu yang lainnya ya.

0 komentar:

Presiden dan banjir

Presiden hari ini di bukin pusing sama air. Saat melakukan kunjungan kerja beliau terpaksa harus pindah dari mobil Kepresidenan Mercedes Benz ke mobil Paspampres Ford Escape yang lebih tinggi buat menerjang banjir di kawasan Sarinah. Masalah tidak selesai sampai disini saja, sesampainya di Istana Negara rupanya banjir setinggi mata kaki orang dewasa telah menunggu kedatangan Presiden tercintanya.

Paspampres benar-benar sigap menghadapi banjir kali ini. Mereka tanggap menghadapi situasi diluar kebiasaan ini, memindahkan Presiden ke mobil Ford Escape yang tinggi di lajur Busway dengan payung yang siap memayungi kepala negara agar tidak kehujanan. Iring-iringan Presiden pun bisa sampai dengan selamat ke Istana.

Bagaimana dengan yang lain ?

Foto oleh detik.com

0 komentar:

Sepeda Kota

Tugu Tani depan Danamon. 22 Februari 2007, 19:33

0 komentar:

Tangisan di pinggir jalan

Seorang wanita setengah baya menangis dipinggir jalan. Di pagi hari, disebuah jalan yg berdebu, penuh asap dan mulai panas. Dia terisak di sepanjang detik-detik penantiannya menunggu iring-iringan rombongan pengantar jenazah Jendral Besar (Purn) H. M. Soeharto. Tangisnya pun menjadi tatkala iring-iringan melewatinya dengan disertai seruan sirene kereta jenazah yg sepertinya menyayat hatinya. Airmata yg jatuh perlahan dari matanya, pipi, dagu hingga jatuh ke bumi menjadi bukti pilunya sebuah kehilangan.

Sang Jendral tidak mengenalnya, dia bukan kerabat dekatnya, bukan bawahannya, bukan lawan politiknya, bukan juga teman. Dia hanya seorang rakyat biasa yg merindukan saat-saat negeri ini dipimpin oleh seorang presiden bernama Soeharto. Dimana dia tak perlu susah payah mengantri untuk seliter minyak tanah, dimana harga beras dan kebutuhan pokok lainnya tidaklah semahal sekarang.

Dia terus menangis hingga rombongan terakhir terlihat menjauhinya hingga menghilang. Berharap agar hidupnya tidak bertambah susah lagi.

Mungkin jika saat ini pemerintah memperhatikan kebutuhan rakyatnya dengan baik dan benar, dia tak kan menangis seperti itu.

Selamat jalan.

0 komentar:

Just see and never touch

Setelah kejadian kemben melorot, bukan sekali, dia sepertinya biasa aja, seperti tak ada hal yg penting yang terjadi padanya. Padahal bagian itu adalah bagian yg penting bagi wanita sehingga mereka menutup-nutupinya dengan apik, walau ada yg ditutup sekedarnya tapi yg penting bagian puncaknya tidak terlihat. Dia pun hanya berkomantar biasa saja.

Hal ini mungkin menjadi bahan pertimbangan seorang pria, sebutlah yg kesepian, yg agak "sakit", yg agak parno. Pria tersebut merasakan ada sebuah peluang untuk mewujudkan fantasinya menjamah sebuah benda yang selama ini hanya bisa dia lihat dibalik balutan minim benang.

"Kalau benda itu bisa terlihat di mata publik, walau secara tidak disengaja dan dia pun biasa-biasa saja, berarti tangan ini pun bisa ikut melihatnya, karena dia pun akan merasa biasa-biasa saja juga bukan?"
Mungkin itulah yg ada dipikirannya.

Salah. Dia tak menyukainya sama sekali. Sebuah bogem mentah menimpa muka pria itu. Lalu sadar datang bahwa dia hanya boleh melihat, tidak boleh memegang.

Mungkin kalo dia pake benang yg agak banyakan buat nutupin "itunya" mungkin tak ada yg terpancing untuk memegangnya. Betul ?

Stop showing your stuff ladies, some people out there is sick.

updated 250208
Tayangan Khazanah di Transtv hari sabtu tanggal 230208 .
Dia bilang "kalo megangnya gini sih ga papa". Ternyata pria tersebut hanya salah dalam cara memegangnya saja.

0 komentar:

Orang pintar di Indonesia

Pengen tau ada berapa orang pintar yang ada di Indonesia ?
Mungkin pertanyaan diatas bisa dijawab dengan melihat statistik angka penjualan antara produk jamu masuk angin "Tolak Angin" dengan "Bintangin". Bila ternyata "Tolak Angin" meraih peringkat yang lebih tinggi maka bolehlah kita berbangga hati karena "Orang pintar minum tolak angin". ;-)

0 komentar:

Alexander Sriewijono

0 komentar:

sekejap saja

tak terasa air mata
ku terjatuh ke bumi
teringat akan dia
yang tlah pergi dari diriku
yang tlah jauh dari diriku

dimanakah kau kini berada
aku ingin sekali bertemu
walau hanya sekejap saja
walau hanya untuk sesaat

waktu yang tlah berputar
meninggalkan mu disana
tapi tetap kau berada
dihatiku sampai kapan pun
dihatiku hingga saat ini

0 komentar:

Resiko atau Risiko ?

Manakah menurut anda kata yang benar menurut tatanan bahasa Indonesia yang baku dan benar, Resiko atau Risiko?

Jika anda berpikir kalau resiko adalah jawaban yang benar maka ada kabar buruk yang harus anda dengar, anda salah. Tenang saja bukan anda sendirian saja kok yang salah, beberapa persen dari jumlah rakyat Indonesia di bumi ini mungkin juga salah, termasuk juga saya. Coba anda cek dengan search kata "Manajemen Resiko" pada google, pada hasil penelusuran akan terdapat 2 macam penulisan, resiko dengan e dan risiko dengan i.

Jika masih penasaran coba buka kembali Kamus Bahasa Indonesia anda. Coba anda cari kata resiko. Jika sudah lelah mencari, coba cari kata risiko, maka anda akan mendapatkan arti "akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan". Contoh dalam kalimat seperti "apa pun risikonya, saya akan menerimanya", "dia berani menanggung risiko dari tindakannya itu". Dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan bahasa, Cetakan kedua, Jakarta, Balai Pustaka, 1989.

Beberapa saat yang lalu, saya sempatkan membaca cetakan terbarunya di Gramedia untuk lebih meyakinkan diri. Dengan hati yang kalah saya terpaksa mengakui bahwa selama ini saya salah.

3 komentar:

Akhirnya selesai sudah

"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan adik kandung saya Rochma Mardia Binti Alip Subagyo dengan mas kawin emas sebe@#$*^!~>?<**rat 45 gram, tunai" Sial, betapa lidah ini gak bisa diajak kompromi untuk mengucapkan dengan baik dan benar ijab diatas. Bersyukur benar saat penghulu dan para saksi pada akhirnya mengesahkan ijab qobul antara gw dan calon suami adik gw. Gw pikir bakalan gak sah. Alhamdulillah.

update 28/01/2008
Ternyata pas gw liat rekaman prosesi akad nikah adek gw, gw bilangnya Bin bukan Binti, seharusnya kan Binti..!!

2 komentar:

Hujan menyambut tahun 2008

Hujan begitu dekat dengan kita akhir-akhir ini. Lihatlah bagaimana hujan mengakhiri tahun 2007. Begitu juga dengan awal tahun 2008 yang diawali dengan hujan.

Hujan sebuah berkah. Sebuah karunia. Begitu banyak hujan yang jatuh. Sebegitu juga dengan limpahan karunia yang diberikan sang empunya hujan.

Sepatutnya kita bersyukur ?

Walaupun hujan terus menerus diberikan kepada kita di bumi, hingga kita tak dapat lagi menampung semua limpahan karuniaNya.

Walaupun hujan telah berhenti dan limpahan air yang tertampung ditempat kita berpijak telah surut.

Walaupun hujan terlalu lama berhenti, sehingga tanah tempat kita berpijak pecah terbelah akibat kering yang teramat sangat merindukan hujan.

Selamat tahun baru 2008. Semoga semua akan lebih baik dari tahun lalu.

0 komentar: