Artis-artis kampanye

Bingung milih calon gubernur ?

Berikut ini sejumlah nama artis yang meramaikan pemilihan Gubernur DKI. Jadi bagi Anda yang bingung memilih gubernur, mungkin bisa ikut-ikutan memilih seperti apa yang artis idola Anda pilih.

Artis yang ikut meramaikan kampanye Fauzi & Prijanto diantaranya ada H. Rhoma Irama, Rano Karno, Mandra, Soeti Karno, Aminah Cendrakasih, Maudy, A. Rafiq, Iis Dahlia dan Kristina. Sedangkan pasangan Adang & Dani mempunyai artis-artis seperti Mat Solar, Cut Keke, Anwar Fuadi, Nani Wijaya, Rieke, Conny Sutedja, Rina Hasyim, Doyok, Kadir dan Jimmy Gideon.

Bila hati nurani Anda tidak sesuai dengan artis idola Anda, jangan dipaksakan. Mereka ada disana untuk menjaring suara-suara Anda yang bingung. Suara yang didapat karena suka akan suasana kampanye yang meriah penuh artis, bukan suara yang didapat karena suka akan visi dan misi para calon gubernur dan mendukung dengan sepenuh hati.

Semoga nanti tak kan ada penyesalan karena suaranya tidak membuat Jakarta bertambah baik.

Pilihlah dengan bijak !!

Ps. Data artis diatas dikutip dari harian Kompas hari Sabtu tanggal 28 Juli 2007

0 komentar:

Keluarga Doel vs Keluarga Bajuri

Suka sama serial Doel anak sekolahan ? atau suka sama serial Bajaj Bajuri ? ke dua serial yang akrab dengan kehidupan betawi ini belakangan terasa seperti bersaing satu sama lain. Tetapi harap di ketahui bersama bahwa persaingan ini bukan untuk meraih penghargaan sebagai serial terbaik di Indonesia.

Persaingan ini hanya sementara, hanya selama kampanye calon Gubernur DKI berlangsung. Tujuannya sederhana saja, untuk menjaring suara. Bang Doel yang berhadapan dengan Bang Bajuri mempunyai misi untuk menyukseskan calon gubernur yang mereka kampanyekan.

Peran serta para public figure dalam kampanye seperti pemilihan gubernur ini merupakan hal yang wajib, mengingat dalam setiap kampanye mereka berfungsi sebagai magnet yang mampu menyedot massa. Juru kampanye pun seperti tidak berfungsi karena para artislah yang ingin mereka lihat, bukan janji-janji.

Jika Anda mempunyai informasi mengenai rating ke dua serial televisi tersebut diatas, kira-kira manakah yang paling tinggi ? Adakah hubungannya dengan pemenang pemilihan gubernur nanti ?

We’ll see ‘bout that..

0 komentar:

Janji Sang Calon Gubernur

Menjelang pemilihan Gubernur DKI tanggal 8 Agustus 2007 mendatang, 2 kubu pasangan calon gubernur berlomba-lomba menarik hati penduduk Jakarta untuk mau memberikan hak pilihnya demi mereka.

Berbagai atribut kampanye pun terlihat mencolok di berbagai sudut Jakarta. “Benahi Jakarta” atau “Jakarta Untuk Semua” adalah kata-kata yang sering kita baca atau dengar.
Wajah mereka bisa kita lihat dengan jelas melalui spanduk, stiker, poster, kaos, billboard sampai dengan iklan di surat kabar maupun televisi. Bahkan sebelum film di mulai, di salah satu bioskop terbesar di Jakarta, menayangkan iklan salah satu pasangan calon gubernur yang akan menggantikan Bang Yos.

Dengan banyaknya atribut kampanye, kita dihadapkan pada dua pilihan yang sulit. Sulit karena kita harus benar-benar jeli memilih pemimpin yang bisa membuktikan janji-janji kampanyenya. Seperti janji salah seorang calon yang akan menata pedagang kaki lima (PKL) dan bukan sembarang menggusurnya atau janji seperti membebaskan biaya pendidikan dari SD hingga SMU.

Joko yang menggantungkan hidupnya sebagai PKL jelas akan memilih orang yang akan memperjuangkan haknya sebagai pedagang dan Amin yang berpenghasilan pas-pasan sehingga dia cukup kesulitan membiayai pendidikan anak-anaknya jelas akan memilih orang yang bisa membuat masa depan anak-anaknya terjamin.

Semakin banyak janji yang terucap semakin besar kemungkinan suara yang didapat. Janji untuk pengangguran yang akan memperoleh pekerjaan yang layak. Janji kepada rakyat miskin untuk membebaskan biaya perawatan kelas III di seluruh rumah sakit. Hingga sampai pada janji yang paling standar, janji untuk tidak KKN.

Bagaimana dengan janji untuk menepati janji ?

ps. foto diatas diambil dari members.tripod.com

0 komentar:

Kenapa baru sekarang Oom, kenapa gak dari dulu ?

Melihat situs resmi BPOM terdapat pengumuman penting mengenai public warning atau peringatan publik. Peringatan publik bernomer KH.01.04.53.094 tertanggal 24/07/07 ini berkaitan dengan produk pangan impor Cina yg mengandung bahan berbahaya.

Dari 39 produk import Cina terdapat 7 macam produk yg positif mengandung formalin.
Diantaranya adalah :
1. White rabbit creamy candy
2. Permen Kiamboy
3. Permen Classic Candy
4. Permen Blackcurrant
5. Permen White Rabbit (Depkes RI SP No. 231/10.09/96)
6. Permen White Rabbit
7. Manisan Plum
Semua produk diatas dijual tanpa surat izin edar dan dijual dalam bentuk curah. (kecuali no. 5)

Terdapat 2 produk yg sama, yakni "Permen White Rabbit", dimana produk yg satu mempunyai no. Depkes RI dan yg satunya lagi tidak. Ada indikasi bahwa dua produk itu adalah yg asli dan yg palsu, tentu saja yg asli adalah yg mempunyai no. Depkes sedangkan yg lain dapat dipastikan palsu atau ilegal.

Lalu mengapa produk yg sudah terdaftar di Depkes mengandung formalin? Permen tersebut sudah berada di Indonesia selama 25 tahun, apakah dulu sebelum masuk ke Indonesia tidak dilakukan tes terlebih dahulu ?

Lalu mengapa setelah 25 tahun BPOM baru mengumumkannya sekarang ?

0 komentar:

White Rabbit Candy

Familiar dengan permen ini ? Permen ini gw kenal dari gw kecil, namanya permen White Rabbit. Permen dengan rasa susu dan dilapisi kertas tipis yg bisa dimakan ini emang enak tapi akhir-akhir ini gw denger kabar dimana-mana permen ini mengandung formalin. Gw Kaget ? Shock ? Bingung ?

Kaget karena gak nyangka aja kalo permen enak ini mengandung zat berbahaya. Shock karena gw makan permen ini dari kecil sampai gw gendut kaya gini. Bingung karena permen itu udah ada di Republik Indonesia yg tercinta ini selama 25 tahun.

Negeri yg aneh ?!

0 komentar:

Di radio ?

Gw ada pertanyaan buat lo..
Kalo nonton bola di tipi saat ada gol pasti ada siaran ulang atau replynya kan ? Sekarang kalo di radio ada gak replynya ?!

Support terus Tim Nasional Indonesia bagaimana pun prestasinya ;-)

0 komentar:

I really need that so much..

I need some luck
not just today
forever !!

I don't need some bad luck
but some how
they here with me

So wish me luck
not just today
forever !!

0 komentar:

Bahtera is # 1

Senin pagi dapet kabar menggemparkan dari Ariel Bahtera. Juara I.
Bahtera juara satu dalam lomba band antar sektor jum’at kemarin. Lagu-lagu mereka seperti “Permohonan” yg dipopulerkan oleh jeng Elvi Sukaesih, “Dara Muda” oleh Bang Haji dan “Menghapus Jejak” dari Peterpan telah menyihir para dewan juri sehingga menempatkan mereka sebagai jawara pertama dalam lomba ini.

Bahtera merupakan band yg sudah lama berdiri yg beranggotakan Yopie & Iswadi pada vocal, Ronny pada lead gitar, Azral pada rhytem gitar, Nopi pada Bass, Mul pada Perkusi dan Hendra pada Drum. Mereka semua adalah para pekerja di Gedung BNI yg mempunyai kecintaan yg sama dalam bermusik.

Mereka berhak atas hadiah sebesar Rp. 2 juta yg disediakan oleh panitia. Seharusnya mereka lebih nge-dangdut lagi kalo Pak Jun yg nge-gendang boleh ikutan maen, sayang karena beliau bukan dari lingkungan KB jadi gak bisa ikutan nge-dangdut bareng Bahtera.

Sukses buat Bahtera.
Dangdut in a free world. he..

Indomie gratisnya kapan lagi nih ?!

0 komentar:

Panggung Hiburan, Part II

Selepas ba’da magrib perangkat lightning panggung mulai dinyalakan sebagai pertanda lomba band antar sektor dimulai.

Band pertama yg tampil adalah Bahtera band apa OM bahtera neh? Soalnya 2 lagu pertama mereka bawain lagu dangdut trus lagu ke 3 bawain lagunya Peterpan. Gw yg telat turun langsung jingkrak-jingkrak bareng suporter-suporter gila. Ngeliatin Iswadi dengan cengkoknya yg khas, harusnya ikutan KDI deh lo, he. Terus ada si Novi gendut yg maen bass, gw berharap dia gak loncat-loncat, ngeri aja panggung ambrug, he. Ada si Azral yg kalem nge-rhytemnya, si Mul yg megang krecekan. Si Ronny yg nge-lead manis mengingatkan gw akan bang haji. Lagu terakhir ada si Ariel, tapi Ariel Bahtera alias si Yopie yg asik banget gaya nyanyinya, slengean tapi pitch conrolnya tetep terjaga. Dan terakhir si Malih Hendra, gebukan drumnya dahsyat sekali, gaya permainannya seperti mengalir begitu aja.

Masih banyak band-band dari sektor lain dan bintang tamu yg akan tampil. Tapi gak tau kenapa jadi gak mood, apa ngeliat persiapan manggung band ke 2 yg begitu lama terus jadi ilfil, jadi mending ke tugu tani aja deh ;-)

0 komentar:

Panggung Hiburan, Part I


Acara makan gratis menjadi lebih cihuy dengan adanya penggung hiburan yg cukup keren. Hiburan pertama diisi oleh lagu-lagu regae yg cukup banyak menarik perhatian orang-orang dipinggir panggung. Habis itu beberapa musisi jalanan beraksi, tapi orang-orang perlahan-lahan mulai berkurang dari bibir panggung. Tapi mereka tetep semangat.

Dan yg paling berkesan adalah penutup acara siang hari itu adalah Orkes Keroncong dari SP BNI. Lagu pertama adalah jali-jali yg ketinggian nadanya, kasian penyanyinya, untung dia nyampe walau terdengar maksa. Abis itu tembang perahu layar, bengawan solo pun sukses dimainkan dengan apik oleh mereka. Rata-rata pemainnya sudah berumur lanjut tapi semangat bermusiknya pantas diacungi jempol.

0 komentar:

Makan gratis

Dalam peresmian Taman Tenda 46 diadakan acara makan gratis, dimana semua jajanan yg disajikan bisa dinikmati secara gratis. Dalam tenda tersebut terdapat 50 pedagang, dimana 1 pedagang membuat 100 porsi makanan untuk dibagikan secara gratis. Ini berarti ada sekitar 5000 porsi bermacam-macam makanan.

Pastinya. Tentunya, event langka ini tidak disia-siakan publik BNI dan sekitarnya. Bahkan sebelum ratusan balon terbang ke angkasa, sebagai tanda kalau acara resmi dibuka, puluhan orang sudah menjamur di depan gerobak makanan favoritnya masing-masing. Bisa dipastikan gerobak si abang batagor, bubur ayam, ayam bakar, sate, soto, bakwan malang dan lainnya dirubungi oleh orang-orang pecinta makanan gratis. Termasuk saya. ;-)

Tajuk acara yg dinamakan BNI berbagi ini benar-benar terbukti, tidak hanya pegawai BNI aja, namun masyarakat sekitar berbaur menjadi satu menikmati makanan yg dibagikan secara gratis oleh BNI.

Good work bung !!

2 komentar:

Taman Tenda 46


Baru kali ini ngeliat Bang Yos, Gubernur Jakarta yg sebentar lagi bakalan lengser, secara langsung. Jum’at tgl 13 Juli kemarin beliau dateng ke BNI. Bukan mau ke atm, bukan juga buat nabung apalagi buat bikin rekening taplus tapi untuk meresmikan Taman Tenda BNI 46 atau istilah yg lebih kerennya Food Street.

Taman Tenda 46 ini merupakan alternatif tempat jajan dan makan para pekerja di lingkungan Gedung BNI dan sekitarnya. Dulu tempat ini sering di sebut amigos (agak minggir got sedikit) yang akrab dengan dekil, banyak laler dan kalo penciuman agak tajem sedikit mungkin aja akan tercium sedikit bau-bau yang tak sedap.

Tapi sekarang jelas berbeda, gerobak-gerobak yang dipakai pedagang sekarang disamakan semua, atapnya berganti dengan atap fiber, bangku dan meja untuk makan tidak menggunakan kayu lagi, tempat cucian piringnya gak pake ember lagi namun sudah dibuatkan tempat cucian yg layak bagi setiap pedagang. Pastinya lebih bersih. Datanglah malam hari, tak ada lagi kesan warung remang-remang karena sekarang puluhan lampu neon siap menerangi makan malam kita.

Tak semuanya berubah, menu makanan warung tenda 46 ini tetep sama dengan jamannya amigos dulu. Tetep sama karena pedagangnya tetep sama, yang itu-itu juga. Jadi batagor yang dulu teteplah batagor yang dulu. Begitu juga dengan bubur ayam, mie ayam, tongseng, soto ayam, tukang jus, tukang buah dan masih banyak lagi. Setelah beberapa bulan cuti, kini mereka siap beraksi menindas perut kita.

0 komentar:

Beberapa hal yg gak penting-penting amat yg gw pikirin

Sewaktu dan sehabis mengunjungi Festival Jajanan Bango di Jakarta yg lalu ada beberapa hal yg kepikiran sama gw.

Pertama adalah ternyata gak semua jajanan disini pake kecap bango. Pertama kali denger soal festival ini pikiran gw bilang kalo semua masakannya pasti pake kecap bango. Tapi ternyata gw salah. Bukan karena makanannya pake kecap merk bukan bango, tapi karena emang makanannya gak pake kecap. Lihat aja makanan seperti kerak telor, risol setan, pempek, surabi, es krim ragusa atupun es goyang dan teman-temannya yg lain ternyata bisa ada di festival ini.

Kedua adalah soal bakso bakar & ceker senayan. Jajanan ini termasuk yg paling laris. Melihat antriannya gw mikir pasti enak banget nih jajanan. Ternyata cuman bakso yg di bumbuin terus dibakar dengan kuah bakso yg bisa di isi ceker atau bakso. Biasa aja. Cuma yg harus di acungin jempol adalah ide yg kreatif soal bikin bakso yg dibakar, menu yg baru, terus enak, pasti diburu orang. Kepikiran bikin menu baru, tempe bakar mungkin ?!

Yang ketiga adalah soal risol setan. Gw perhatiin bentuknya sama dengan risol-risol yg lain. Setiap gw kesana lagi di bikin, pas balik lagi dah keabisan. Gw penasaran ma rasanya atau gw yg tertarik dengan namanya. Risol Setan. Kepikiran bikin saingannya? Risol Iblis mungkin ?!

Dan terakhir adalah es goyang. Jajanan favorit gw waktu jaman di SD ada disini. Tapi yg pengen banyak banget. Dari awal gw dateng sampe gw pulang itu gerobak masih dikerubungi orang yg mau beli. Kira-kira gw disana itu 3 jam-an. Jadi kebayang gak sih abangnya selama lebih dari 3 jam goyang-goyang terus buat bikin es. He..

0 komentar:

mimpi yg buram

bobi selalu tidur dengan kacamata yg selalu dipakainya. ketika ku tanyakan mengapa dia selalu tidur dengan memakai kacamata, dia menjawab "aku tak mau mimpi ku buram gara-gara aku tak memakai kacamata ku"

0 komentar:

Festival Jajanan Bango

Para penggila kolesterol benar-benar dimanjakan pada acara Festival Jajanan Bango yg diadakan pada tgl 28 – 29 Juni yg lalu bertempat di Plaza Selatan Gelora Bung Karno –Jakarta. Warung makan seperti soto mencos, bebek goreng yogi, bakso bakar & ceker senayan, rawon nguling & rujak cingur, nasi goreng gila gondrong menteng, pondok sate pejompongan serta masih banyak lagi berlomba-lomba mengajak pengunjung untuk mampir di warungnya.

Salah satu pengunjung itu adalah gw. Gw dengan ce yg paling cakep sedunia ;-) pulang kantor mampir kesana buat makan malam. Setelah bolak-balik mikir mo makan pake apa akhirnya pilihan jatuh pada soto mencos. Soto ini adalah salah satu yg favorit, kalo dilihat dari banyaknya yg ngantri. (Ternyata soto mencos itu soto kaki, terpaksa, lemak, tambah gendut, lagi pula rasanya biasa aja masih enakan buatan nyokap dirumah.. he)

Abis itu masuklah keperut gw pempek, surabi geulis dan terakhir bakso bakar & ceker senayan. Tadinya pengen rujak cingur, risol setan, es krim ragusa tapi karena dah kemaleman jadi dah habis.

Dengan adanya panggung yg gede berisi beraneka macam hiburan, tempat bermain anak-anak, venue yg keren menjadikan festival jajanan bango ini bukan sekedar makan, tetapi wisata makan.

Selamat makan Jakarta.

0 komentar: