BNI Ancol Fantastic Offer

Ke ancol yuk !!! lagi ada diskon nih..

Promo diskon berlaku untuk pembelian maksimal 4 (empat) tiket per transaksi per Kartu BNI dan maksimal 2 (dua) kali transaksi per kartu per hari. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi Ancol Taman Impian atau hubungi BNI Call di (021) 5789 9999 atau 68888 dari ponsel Anda.

* Syarat dan ketentuan berlaku di setiap wahana.

Sumber : BNI

0 komentar:

Digging Jakarta

Jakarta sedang sibuk menggali saat ini. Sepengamatan saya disepanjang jalur saya berkendara dari depok ke sudirman via tugu tani PP terdapat beberapa titik lokasi penggalian. Lokasi tersebut seperti terlihat di Jl. Buncit Raya, Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Menteng Raya depan PPM, Jl. Cut Meutia, Jl. Teuku Umar, Jl. Gssy Ratulange dan Jl. Agus Salim.

Entah apa yg digali dan ditanamnya disana, tapi biasanya gak jauh dari pipa, kabel atau saluran air. Dibalik manfaat yg diperoleh dari penggalian tsb terdapat beberapa hal yg membuat saya merasa tidak nyaman dalam proses dan pasca penggalian tsb.

Yang pertama mengenai lokasi penggalian yg berada dipinggir jalan, hal ini tak urung membuat jalan semakin macet pada jam-jam sibuk. Kadang kala lokasi penggalian juga memakan ruas jalan sehingga memperparah kemacetan. Ingat galian kabel PLN di daerah mampang tahun lalu? Kedua mengenai menutup lubang. Para pemborong sepertinya tidak terlatih untuk gali lubang tutup lubang, mereka hanya gali lubang tutup lupa. Seandainya ditutup pun kondisinya tidaklah seperti sediakala, trotoar menjadi tidak landai dimana paving block disusun seadanya, gundukan tanah sisa galian yg ditinggalkan begitu saja sehingga mengganggu kenyamanan pedestrian. Percuma saja dibuat trotoar yg bagus jika pada akhirnya harus rusak lagi akibat galian.

Terakhir mengenai dampak dari penggalian itu sendiri. Ketika musim kemarau tiba, daerah sekitar tempat penggalian menjadi sangat berdebu dan menjadi sangat becek jika musim hujan sudah datang. Dampak lebih parah bisa saja terjadi jika para pemborong membuat saluran air menjadi mampat akibat sisa tanah galian yg tidak dibersihkan kembali sehingga menyumbat got. Hal ini tentu saja bisa mengakibatkan banjir. Sepertinya tidak ada kontrol dari si empunya pekerjaan yg mengharuskan pemborong sebisa mungkin membersihkan dan merapihkan hasil pekerjaannya seperti semula.

Apakah Jakarta akan terus menggali?

0 komentar:

Uriner

Sebuah uriner menjerit keras
berteriak lantang laksana gemuruh
keluarkan semua isi hati
keluh kesah sepanjang hidup

"Aku bosan !!!!!!!" jeritnya kencang
"aku tak mau lagi dikencingi"
"aku tak mau lagi mencium bau pesing"
"aku tak mau lagi melihat burung-burung itu"

Sebuah uriner menatap wastafel
ditempat yg lebih tinggi
ditempat yg lebih terhormat
dengan pekerjaan yg lebih berwibawa

"Aku mau seperti dia !!!" jeritnya iri
"tak ada lagi bau pesing"
"tak ada lagi burung-burung sialan itu"
"hanya ada tangan yg bersahaja"

Sebuah uriner terperanjat sangat
ditempat yg lebih rendah
ditempat yg lebih kotor
sebuah kloset menegur kasar

"Mengapa tak kau lihat aku !!!" ujarnya geram
"tak hanya pesing tapi juga bau tai"
"harusnya kau bersyukur"
"sedikit lebih beruntung dari ku"

0 komentar:

3 box


Kenapa kau biarkan terbuka box sebelah kiri, atau mereka saja yg tak mau terbuka ?

0 komentar:

Ketika

Ketika asaku mulai terbang
tiada lagi yg bisa kuperbuat
semakin dalam
dan kuharapkan...

Bidadariku datang
ucap "selamat malam"
tidur yg nyenyak mimpi
kecup keningku mesra
terbuai dalam lagu
yg kau nyanyikan merdu
lambat launku terlelap
dalam dekapan
erat

Lelah arungi sebuah hari
berat bebanku di pundak ku
terkuras tenaga
dan kuharapkan...

0 komentar:

Mungkin judulnya "It has come"

I did not know the names of love
And now they have grown few
When I this way or that behave
I want the definition when the feeling starts to go
"Yes now" "Yes now" or "It has come"

Puisi diatas kiriman seseorang. Gw gak tahu judulnya, siapa pengarangnya.
Tapi cukup memberi arti kalau "It has come" to her.

(Jakarta, 29/11/04)

0 komentar:

Mudik Gratis Nasabah BNI


Sumber : BNI

0 komentar:

Anda jorok ?

Anda tipe orang yg jorok? atau anda tipe orang yg suka menjaga kebersihan? Beberapa pertanyaan dibawah ini mungkin bisa menjawab pertanyaan diatas. Mari kita mulai.

1. Lihatlah kuku anda saat ini, apakah :
a. panjang-panjang dengan banyak kotoran hitam disela-sela kukunya
b. panjang-panjang bersih
c. pendek dan terpotong rapih bersih

2. Cobalah masukkan salah satu jari favorit anda yg biasa anda gunakan untuk ngupil ke hidung anda saat ini juga, apakah hidung anda saat ini :
a. banyak upilnya
b. ada upilnya sedikit
c. bersih tak ada upilnya

3. Berapa lama waktu yg anda habiskan untuk mandi :
a. < 5 menit
b. 5 menit s/d 10 menit
c. > 10 menit

4. Coba anda lihat dan cek mata anda, apakah :
a. banyak beleknya
b. sedikit beleknya
c. ga ada beleknya

5. Biskuit anda jatuh kelantai, anda mengambilnya lagi trus anda :
a. makan lagi karena belum 5 menit
b. bersihkan dulu dari kotoran sebelum memakannya lagi
c. membuangnya dan menggantinya dengan yg baru

hitung skor anda :
a = 3, b = 2, c = 1

bila skor anda :
5 s/d 7
anda termasuk orang yg bisa menjaga kebersihan dan itu semua bisa dilihat dari cara anda memperhatikan diri anda sendiri.

8 s/d 11
anda mungkin adalah orang yg moody, terkadang suka akan kebersihan namun terkadang juga sangat malas akan kebersihan dirinya sendiri.

12 s/d 15
anda tergolong orang-orang yg jorok ternyata, orang yg tidak mempedulikan kebersihan dirinya. Kini saatnya untuk berubah, bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman.

0 komentar:

Ramadhan tahun ini disambut dengan gempa

Berada di lantai 19 gedung pencakar langit tentulah bukan hal biasa. Apalagi sekarang banyak gedung-gedung yg tinggi menyentuh langit. Namun yg luar biasa adalah jika berada di lantai 19 sebuah gedung dalam kondisi gempa.

Efek dari gempa bumi di bengkulu berskala 7,9 SR dikedalaman 10 km cukup membuat gedung yg berada di ibukota ini bergoyang kesana-kemari. Jendela berdecit, partisi menderit, semua yg menggantung bergoyang. Andaikan teman saya tidak bilang kalo ada gempa mungkin saya masih berpikir kalo kepala saya pusing.

Semua panik, bertanya tentang kebenaran gempa satu sama lain. Ketika gedung tak kunjung berhenti bergoyang, semua mencari selamat. "Jangan gunakan lift" saya tak mengingat dengan jelas siapa yg mengatakan itu tapi semua seperti menurut dan menggunakan tangga darurat untuk keluar dari gedung ini.

Ini kali kedua saya berada disituasi yg sama. Di gedung yg sama. Di waktu yg hampir seperti ini. Tapi kali ini saya tetap di sini. Dilantai 19. Tak tahu apa yg menyebabkan saya enggan menapakkan kaki untuk menuruni anak tangga demi anak tangga untuk mencapai permukaan tanah. Satu yg jelas saya membayangkan betapa jauhnya lantai 19 hingga sampai kebawah jadi saya pilih untuk tinggal dan menikmati permainan-Nya. Setelah beberapa lama gedung ini perlahan demi perlahan melambatkan tempo goyangannya. Saat itu juga saya memutuskan untuk pulang, turun dengan menggunakan lift tentunya.

Malam itu malam menjelang ramadhan. Malam itu pulalah saya disuguhi suguhan sebelum sahur. Pertunjukan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Sebuah pertunjukan maha dahsyat sebelum saya berpuasa. Diatas rasa takut muncul rasa takjub akan kebesaran-Nya. Mungkin Sang Raja ingin menunjukkan eksistensi-Nya sebelum kita semua memasuki bulan yg penuh berkah. Mungkin juga bumi ingin bersaksi atas kedatangan bulan Ramadhan seraya berseru "Marhaban Ya Ramadhan" dengan caranya sendiri. Gempa bumi.

Terima kasih telah mengingatkan betapa kecilnya saya.
Alloh Maha Besar.

0 komentar:

Gempa Bumi

Gempa !!!!!!!!!!!

0 komentar:

Selamat Datang Ramadhan

Banyak yg telah pergi meninggalkan dunia
untuk selama-lamanya
tanpa sempat bertemu lagi dengan
bulan suci Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan.

Panjangkan umur kami hingga esok Ya Rabb, Amien..

0 komentar:

Maen futsal juga akhirnya...

tim futsal 19

Dari kiri ke kanan
berdiri : Budi, Imenk, Leo, Firman, Zack, Bembenk, Ridho
jongkok : Yopi, Hasan, Roni, Dedy, Eka, Ridwan


Indofutsal, Sabtu 1 Sep 2007.
Dah lama gak olahraga, sekalinya maen futsal betis kanan gw keram. he. Berharap bisa lincah kayak temen2 gw tapi sayang badan berat ini gak mau kompromi. Berharap bisa bermain taktis seperti di WE tapi sayang, lagi2 badan gendut ini gak mau menuruti kemauan gw.

Tapi paling enggak keringet gw keluar, biar sehat. Walau jarang dapet bola apa lagi sampe nge-gol-in, lari-lari keliling lapangan gw juga dah seneng. hehe.. Tapi paling enggak usaha gw ngumpulin orang2 buat maen futsal terwujud setelah si dedi melontarkan ide soal maen futsal ini.

Kapan neh maen futsal lagi ?

0 komentar: