Tuhan tolonglah hamba Mu yang sedang
jatuh cinta kepada seorang wanita
yang terindah yang pernah terlihat di dunia
akankah dia bisa menjadi milik ku
Tuhan tolonglah hamba Mu yang tak bisa
ungkapkan segala apa yang ku rasa
yang hanya bisa terdiam seribu bahasa
yang hanya bisa melihatnya dari jauh
Ku jatuh cinta
Ku telah jatuh cinta
Tuhan bila Kau ijinkan aku minta
katakan kepadanya apa yang ku rasa
ceritakanlah semua perasaan ku
yang semakin lama semakin membunuhku
Selasa, 2009 Juni 30
Jatuh cinta seorang pengecut
Jam
20:58
0
komentar
Label: lirik
Jumat, 2009 April 03
Semua orang melakukan kesalahan
Beberapa waktu yang lalu gw beli barang elektronik di Giant Kalibata. Semuanya baik-baik saja sampai saat gw liat kartu garansinya. Sepertinya ada yang gak bener. Seyogyanya benar-benar sungguh ada yang tidak beres.
Sejujurnya, ada sesuatu yang salah dengan kartu garansi diatas. Hayo coba tebak apa yang salah? Semua orang melakukan kesalahan bukan, yang jadi pertanyaan, apakah pihak Giant Kalibata sadar mengenai kesalahannya.... Ada yang tau?
Jam
22:11
0
komentar
Label: cerita gw
Selasa, 2009 Maret 31
Gw dan Java Jazz Festival
Siapa bilang musik Jazz hanya dinikmati oleh sebagian orang-orang berduit alias kaya. Musik Jazz sudah membumi dan merakyat di negeri ini. Tapi tidak dengan tukang-tukang parkir "outsourcing" pada pagelaran Java Jazz ke 5 tanggal 5, 6, 7 Maret 2009 lalu. Mungkin dia menganggap semua yang pada nonton adalah orang-orang yang berduit.
"...kan Jazz mas...!!!" jawabnya "berkelas" saat gw komplen soal Rp. 20.000 untuk parkir. Gile... Trus kalo ini pagelaran dangdut? musik pop? rock? campur sari? berapa jadinya.. lebih murah kali ya? dalam hati gw bertanya-tanya..
Jam
06:24
0
komentar
Kamis, 2009 Maret 26
Telephone umum hari ini
Disalah satu sudut Jakarta, telephone umum telah beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan krupuk dan styrofoam tukang bubur.Di Jakarta, sebuah fasilitas publik belum tentu selamat dari tindakan iseng atau vandalisme oleh sebagian dari publik itu sendiri. Entah dicorat-coret atau pada tingkatan yang lebih ekstrim, pengerusakan. Tindakan tersebut sangat tidak "saya banget", saya lebih senang dengan yang lebih kreatif. Teringat akan seorang teman melubangi koin seratusan logam dan diikatkan benang sehingga ia dapat menelpon berulang kali, ia menamakannya koin tarik. Lain hal dengan telephone umum didepan SMA saya dulu, seorang teman bahkan bisa membajak telephone umum tersebut sehingga tanpa koin pun ia bisa menelepon dengan gratis.
Seiring dengan perkembangan wartel-wartel, pager dan kemudian handphone, telephone umum seperti tidak terlihat eksistensinya. Walaupun masih terlihat dibeberapa tempat, namun kehadirannya hanya seperti pelengkap dekorasi kota. Tak terlihat antrian panjang disebuah telephone umum seperti apa yang saya alami pada jaman keemasannya.
Jam
06:45
1 komentar
Sabtu, 2009 Maret 21
Aku dan jantung
Aku sendiri dengan detak jantung
Bersautan dengan detik detik jam yang bergulir
Entah sudah berapa kali ia berdetak
Satu yang pasti, apa yang dikerjakannya
Membuat aku masih hidup sampai saat ini
Aku sendiri dengan detak jantung
Bersama tenggelam dikedalaman air
Bukan untuk mati
Hanya untuk mendengarkan suara
Degup-degup kehidupan
Aku sendiri dengan detak jantung
Mengikuti ketukan tiap-tiap nafas
Begitu indah
Seperti ketukan sebuah mesin drum
Mengiringi ritme sampai akhir lagu
Aku sendiri dengan detak jantung
Merasa beruntung dan bersyukur
Betapa ia berjalan tanpa ku suruh
Untuk suatu tujuan yang pasti
Sebuah pelajaran bagi yang berpikir
Pagi, Ciumbuleuit, 20 Maret 2009
Jam
06:51
0
komentar
Label: puisi
Open all
Close all

